Category: Business

  • Polda Metro Jaya Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Polda Metro Jaya Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan mengawal penyampaian aspirasi buruh dengan pendekatan humanis.

    “Kegiatan May Day alhamdulillah semua berjalan aman dan dapat dikendalikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 1 Mei 2026.

    Budi menyatakan kegiatan May Day berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak mulai dari aparat keamanan hingga buruh. Budi menambahkan aksi ini berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan harapan aparat tim gabungan.

    Massa buruh memusatkan aksi di tiga titik utama, yakni kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta. Kepolisian juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi melalui rekayasa situasional sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan.
    Keberhasilan pengamanan peringatan Hari Buruh, semakin terlihat saat perwakilan serikat pekerja mendapatkan ruang dialog dengan jajaran legislatif. DPR RI bersama tim menerima langsung perwakilan buruh untuk mendengarkan aspirasi serta menerima dokumen tuntutan.

    Di sisi lain, kepolisian mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui deteksi dini. Satuan Tugas Penegakan Hukum menangkap 101 orang yang diduga sebagai penyusup dari kelompok anarkis yang hendak memicu kerusuhan.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, seperti bahan bom molotov dan paku beton, dari tangan para pelaku. Langkah preventif tersebut dinilai efektif mencegah skenario kerusuhan.


    Konpers Polda Metro Jaya terkait Hari Buruh. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi

    “Dengan upaya yang telah kami lakukan, alhamdulillah tidak terjadi kerusuhan yang sudah direncanakan dan kegiatan perayaan Hari Buruh serta penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan damai,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.

    Polri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Sinergi antara aparat keamanan dan kedisiplinan buruh dinilai mampu menjaga ruang demokrasi tetap aman di ibu kota.

  • Polda Metro Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Polda Metro Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan mengawal penyampaian aspirasi buruh dengan pendekatan humanis.

    “Kegiatan May Day alhamdulillah semua berjalan aman dan dapat dikendalikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 1 Mei 2026.

    Budi menyatakan kegiatan May Day berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak mulai dari aparat keamanan hingga buruh. Budi menambahkan aksi ini berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan harapan aparat tim gabungan.

    Massa buruh memusatkan aksi di tiga titik utama, yakni kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta. Kepolisian juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi melalui rekayasa situasional sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan.
    Keberhasilan pengamanan peringatan Hari Buruh, semakin terlihat saat perwakilan serikat pekerja mendapatkan ruang dialog dengan jajaran legislatif. DPR RI bersama tim menerima langsung perwakilan buruh untuk mendengarkan aspirasi serta menerima dokumen tuntutan.

    Di sisi lain, kepolisian mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui deteksi dini. Satuan Tugas Penegakan Hukum menangkap 101 orang yang diduga sebagai penyusup dari kelompok anarkis yang hendak memicu kerusuhan.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, seperti bahan bom molotov dan paku beton, dari tangan para pelaku. Langkah preventif tersebut dinilai efektif mencegah skenario kerusuhan.


    Konpers Polda Metro Jaya terkait Hari Buruh. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi

    “Dengan upaya yang telah kami lakukan, alhamdulillah tidak terjadi kerusuhan yang sudah direncanakan dan kegiatan perayaan Hari Buruh serta penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan damai,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.

    Polri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Sinergi antara aparat keamanan dan kedisiplinan buruh dinilai mampu menjaga ruang demokrasi tetap aman di ibu kota.

  • Polisi Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Polisi Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

    Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan mengawal penyampaian aspirasi buruh dengan pendekatan humanis.

    “Kegiatan May Day alhamdulillah semua berjalan aman dan dapat dikendalikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 1 Mei 2026.

    Budi menyatakan kegiatan May Day berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak mulai dari aparat keamanan hingga buruh. Budi menambahkan aksi ini berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan harapan aparat tim gabungan.

    Massa buruh memusatkan aksi di tiga titik utama, yakni kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta. Kepolisian juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi melalui rekayasa situasional sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan.
    Keberhasilan pengamanan peringatan Hari Buruh, semakin terlihat saat perwakilan serikat pekerja mendapatkan ruang dialog dengan jajaran legislatif. DPR RI bersama tim menerima langsung perwakilan buruh untuk mendengarkan aspirasi serta menerima dokumen tuntutan.

    Di sisi lain, kepolisian mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui deteksi dini. Satuan Tugas Penegakan Hukum menangkap 101 orang yang diduga sebagai penyusup dari kelompok anarkis yang hendak memicu kerusuhan.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, seperti bahan bom molotov dan paku beton, dari tangan para pelaku. Langkah preventif tersebut dinilai efektif mencegah skenario kerusuhan.


    Konpers Polda Metro Jaya terkait Hari Buruh. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi

    “Dengan upaya yang telah kami lakukan, alhamdulillah tidak terjadi kerusuhan yang sudah direncanakan dan kegiatan perayaan Hari Buruh serta penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan damai,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.

    Polri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Sinergi antara aparat keamanan dan kedisiplinan buruh dinilai mampu menjaga ruang demokrasi tetap aman di ibu kota.

  • Polda Metro Jaya: Peringatan Hari Buruh 2026 di Jakarta Berlangsung Kondusif

    Polda Metro Jaya: Peringatan Hari Buruh 2026 di Jakarta Berlangsung Kondusif

    Polda Metro Jaya: Peringatan Hari Buruh 2026 di Jakarta Berlangsung Kondusif

    Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan mengawal penyampaian aspirasi buruh dengan pendekatan humanis.

    “Kegiatan May Day alhamdulillah semua berjalan aman dan dapat dikendalikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 1 Mei 2026.

    Budi menyatakan kegiatan May Day berjalan lancar berkat sinergi seluruh pihak mulai dari aparat keamanan hingga buruh. Budi menambahkan aksi ini berjalan dengan aman dan tertib sesuai dengan harapan aparat tim gabungan.

    Massa buruh memusatkan aksi di tiga titik utama, yakni kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta. Kepolisian juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi melalui rekayasa situasional sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan.
    Keberhasilan pengamanan peringatan Hari Buruh, semakin terlihat saat perwakilan serikat pekerja mendapatkan ruang dialog dengan jajaran legislatif. DPR RI bersama tim menerima langsung perwakilan buruh untuk mendengarkan aspirasi serta menerima dokumen tuntutan.

    Di sisi lain, kepolisian mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui deteksi dini. Satuan Tugas Penegakan Hukum menangkap 101 orang yang diduga sebagai penyusup dari kelompok anarkis yang hendak memicu kerusuhan.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti berbahaya, seperti bahan bom molotov dan paku beton, dari tangan para pelaku. Langkah preventif tersebut dinilai efektif mencegah skenario kerusuhan.


    Konpers Polda Metro Jaya terkait Hari Buruh. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi

    “Dengan upaya yang telah kami lakukan, alhamdulillah tidak terjadi kerusuhan yang sudah direncanakan dan kegiatan perayaan Hari Buruh serta penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan damai,” tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin.

    Polri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Sinergi antara aparat keamanan dan kedisiplinan buruh dinilai mampu menjaga ruang demokrasi tetap aman di ibu kota.

  • Polda Metro Jaya Amankan 101 Orang Terduga Provokator Ricuh May Day

    Polda Metro Jaya Amankan 101 Orang Terduga Provokator Ricuh May Day

    Polda Metro Jaya Amankan 101 Orang Terduga Provokator Ricuh May Day

    Polda Metro Jaya mengamankan 101 orang yang diduga berencana memicu kerusuhan dalam perayaan May Day 2026 di Jakarta pada Jumat (1/5/2026). Penangkapan ini dilakukan setelah petugas menemukan sejumlah bukti berupa peta penyerangan hingga jadwal rencana aksi anarkis di lapangan sebagaimana dilansir dari Detikcom.

     

     

     

    Penyidik kepolisian menemukan dokumen terperinci yang menyusun skenario kekacauan selama aksi buruh berlangsung. Pihak berwenang menyebutkan bahwa kelompok tersebut telah mengatur pergerakan massa secara sistematis untuk melakukan serangan di titik-titik tertentu.

     

    “Dan kami menemukan dokumen rencana untuk melakukan kerusuhan. Mereka sudah mempersiapkan rekan-rekan sekalian di sini tergambar dengan jelas, bisa dilihat juga di layar, yang rundown,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5/2026).

    Penjelasan lebih lanjut mengenai teknis serangan tersebut diungkapkan melalui bukti jadwal yang telah disusun oleh para terduga pelaku. Polisi mengidentifikasi adanya pembagian waktu spesifik untuk melancarkan aksi ofensif terhadap petugas di lokasi.

     

     

     

    “Bisa tergambar dengan jelas mereka sudah mempersiapkan rundown acaranya. Jadi per jam mereka sudah mempersiapkan kapan mereka melakukan serangan atau serbuan kalau bahasa di sini,” tambahnya.

    Dokumen yang disita juga memuat pemetaan jalur logistik dan penyelamatan diri bagi para pelaku kerusuhan. Kombes Iman Imanuddin menegaskan bahwa skema tersebut mencakup rute keberangkatan hingga lokasi evakuasi setelah melakukan aksi.

    “Ini sudah mereka persiapkan. Jadi datang dari mana, kemudian kejadiannya seperti apa, dan kembalinya harus ke mana. Titik-titik kumpulnya mereka sudah tentukan,” sebutnya.

    Selain dokumen perencanaan, petugas menyita alat komunikasi, sejumlah uang tunai, serta senjata berbahaya seperti bom molotov dan senjata tajam. Uang tersebut diduga akan didistribusikan kepada massa yang bersedia bergabung dalam aksi kelompok tersebut.

     

     

    “Ini adalah sejumlah uang yang berhasil kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan yang berdasarkan informasi yang bersangkutan kepada kami bahwa uang tersebut akan digunakan atau diberikan kepada mereka yang ikut hadir bersama-sama dengan kelompoknya,” sebutnya.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kelompok ini menggunakan media sosial sebagai sarana provokasi. Tujuannya adalah untuk menciptakan bentrokan antara elemen serikat buruh dengan cara menyusup ke dalam barisan massa saat unjuk rasa berlangsung.

    “Dalam pembicaraan sesama mereka, terungkap beberapa fakta di antaranya mereka merencanakan akan mengadu domba antar elemen serikat buruh dengan melakukan penyusupan pada saat kegiatan sedang berlangsung,” ucap dia.

    Para terduga pelaku yang ditangkap rata-rata berusia antara 20 hingga 30 tahun. Kepolisian menyatakan bahwa 101 orang tersebut akan dipulangkan ke kediaman masing-masing segera setelah seluruh proses pemeriksaan intensif dinyatakan selesai.

  • Polda Metro Jaya Bagikan Makanan ke Peserta May Day di Monas Jakarta

    Polda Metro Jaya Bagikan Makanan ke Peserta May Day di Monas Jakarta

    Jakarta – Polda Metro Jaya membagikan makanan kepada sejumlah massa aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat. Hal itu sebagai bentuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para peserta aksi.
    “Polda Metro Jaya hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang menyampaikan aspirasi. Pendekatan humanis seperti ini menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

    Polisi membagikan makanan di depan Kantor Disnaker Provinsi DKI Jakarta, Gambir. Personel Polda Metro Jaya juga tampak berinteraksi dengan peserta aksi.

    Petugas membagikan makanan berupa siomay kepada para buruh. Hal itu menjadi bentuk kepedulian dan pendekatan humanis Polri dalam melayani masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi.

    “Hal-hal kecil seperti menyapa, berdialog, dan berbagi makanan dapat mencairkan suasana. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, damai, dan penuh rasa saling menghormati,” ucapnya.

    Budi menyebut pembagian makanan itu merupakan bagian komunikasi dan pendekatan yang dibangun dengan pihak yang menyampaikan pendapat di muka umum. Dia mengajak masyarakat dan peserta agar tertib menjalankan aksinya.

    “Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Sampaikan aspirasi dengan tertib. Polri akan terus hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan, dengan tetap melayani serta menjaga keamanan bersama,” pungkasnya.

  • Polda Metro Jaya Bagikan Makanan ke Peserta May Day di Monas

    Polda Metro Jaya Bagikan Makanan ke Peserta May Day di Monas

    Jakarta – Polda Metro Jaya membagikan makanan kepada sejumlah massa aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat. Hal itu sebagai bentuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para peserta aksi.
    “Polda Metro Jaya hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang menyampaikan aspirasi. Pendekatan humanis seperti ini menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

    Polisi membagikan makanan di depan Kantor Disnaker Provinsi DKI Jakarta, Gambir. Personel Polda Metro Jaya juga tampak berinteraksi dengan peserta aksi.

    Petugas membagikan makanan berupa siomay kepada para buruh. Hal itu menjadi bentuk kepedulian dan pendekatan humanis Polri dalam melayani masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi.

    “Hal-hal kecil seperti menyapa, berdialog, dan berbagi makanan dapat mencairkan suasana. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, damai, dan penuh rasa saling menghormati,” ucapnya.

    Budi menyebut pembagian makanan itu merupakan bagian komunikasi dan pendekatan yang dibangun dengan pihak yang menyampaikan pendapat di muka umum. Dia mengajak masyarakat dan peserta agar tertib menjalankan aksinya.

    “Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Sampaikan aspirasi dengan tertib. Polri akan terus hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan, dengan tetap melayani serta menjaga keamanan bersama,” pungkasnya.

  • Pelayanan Humanis May Day, Polisi Bagikan Makanan kepada Peserta Aksi

    Pelayanan Humanis May Day, Polisi Bagikan Makanan kepada Peserta Aksi

    Jakarta – Polda Metro Jaya membagikan makanan kepada sejumlah massa aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat. Hal itu sebagai bentuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para peserta aksi.
    “Polda Metro Jaya hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang menyampaikan aspirasi. Pendekatan humanis seperti ini menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

    Polisi membagikan makanan di depan Kantor Disnaker Provinsi DKI Jakarta, Gambir. Personel Polda Metro Jaya juga tampak berinteraksi dengan peserta aksi.

    Petugas membagikan makanan berupa siomay kepada para buruh. Hal itu menjadi bentuk kepedulian dan pendekatan humanis Polri dalam melayani masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi.

    “Hal-hal kecil seperti menyapa, berdialog, dan berbagi makanan dapat mencairkan suasana. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, damai, dan penuh rasa saling menghormati,” ucapnya.

    Budi menyebut pembagian makanan itu merupakan bagian komunikasi dan pendekatan yang dibangun dengan pihak yang menyampaikan pendapat di muka umum. Dia mengajak masyarakat dan peserta agar tertib menjalankan aksinya.

    “Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Sampaikan aspirasi dengan tertib. Polri akan terus hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan, dengan tetap melayani serta menjaga keamanan bersama,” pungkasnya.

  • Polairud Polda Sulut Gandeng PWI Bitung, Kombes Bayuaji Yudha Prajas Perketat Pengawasan BBM Subsidi dan Lindungi Laut

    Polairud Polda Sulut Gandeng PWI Bitung, Kombes Bayuaji Yudha Prajas Perketat Pengawasan BBM Subsidi dan Lindungi Laut

     

    Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulawesi Utara terus memperkuat sinergi dengan insan pers. Hal ini ditandai dengan kegiatan silaturahmi yang digelar Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, didampingi PS. Kasubdit Patroliairud Karel Tangay, bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bitung.

    Kegiatan yang berlangsung di Cafe Mono Box, Kecamatan Maesa, Kamis (30/04/2026), tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan kemitraan yang semakin erat antara kepolisian dan media.

     

    Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya di wilayah perairan yang memiliki tantangan tersendiri.“Di wilayah perairan, kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran rekan-rekan wartawan sangat penting untuk saling berbagi informasi demi kepentingan masyarakat, khususnya warga Kota Bitung,” ujarnya.Ia juga menyoroti dampak dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah, yang berimbas pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu penyalahgunaan distribusi BBM dan gas bersubsidi di tengah masyarakat.“Kita harus bersama-sama mengawasi agar BBM bersubsidi digunakan sesuai peruntukannya. Begitu juga dengan LPG 3 kilogram yang merupakan subsidi pemerintah bagi masyarakat,” tegas Bayuaji.Lebih lanjut, ia turut mengajak masyarakat pesisir untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan laut dan pantai. Menurutnya, kelestarian ekosistem laut sangat bergantung pada kesadaran kolektif.“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di laut, serta mengurangi penggunaan plastik. Kebersihan pantai dan laut adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.Sementara itu, Ketua PWI Kota Bitung, Taizar Basalamah, menyampaikan apresiasi atas langkah Polairud Polda Sulut dalam membangun komunikasi yang baik dengan insan pers.

    Menurut Taizar, hubungan antara Polri dan wartawan merupakan kemitraan strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

    “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sinergi antara Polri dan wartawan harus terus terjalin demi kepentingan publik,” ungkapnya.

  • Klinik Terapung Terobosan di Bidang Kesehatan Besutan Ditpolairud Polda Sulut 

    Klinik Terapung Terobosan di Bidang Kesehatan Besutan Ditpolairud Polda Sulut

    BITUNG,  Inilah trobosan di bidang kesehatan, dilakukan Dirpolairud Polda Sulut, Kamis (30/4/2026).

    Melalui bidang kesehatan yang ada di Ditpolairud Polda Sulut, naik turun kapal yang ada di perairan Selat Lembeh Kota Bitung.

    “Trobosan pendekatan ke masyarakat pesisir.Ada klinik terapung melakukan pemeriksaan kesehatan ke nelayan dan awak kapal yang berada di atas kapal,” kata Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat kong-kongko dengan puluhan wartawan di Kota Bitung Provinsi Sulut, Kamis (30/4/2026).

    Lanjut Bayu, selain itu ada Gas LPG 3 Kilogram harus di kawal agar tepat sasaran ke masyarakat.

    Selain itu pihaknya juga fokus pada Kebersihan lingkungan, harus dijaga bersama, kolaborasi bersama melakukan kegiatan bersih pantai dan himbauan ke warga pesisir jaga kebersihan lingkungan.

    Jangan buang sampah sembarangan, buang sampah pada tempatnya dan hindari penggunaan sampah plastik.

    Termasuk dengan lingkungan di laut, bermuara pada keberlangsungan ekosistem.

    “Mengenai lingkungan erat kaitannya dengan kebijakan lingkungan dari Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu gerakan Asri (Aman, sehat, resik dan indah),” kata dia.

    Terpisah Ketua PWI Bitung Tezar Basalama, mewakili puluhan jurnalis yang mengikuti kegiatan kongko-kongko, memberikan apresiasi kepada Dirpolairud Polda Sulut.

    “Kami haral kedepan akan terus terjalin terys kemitraan ini,” kata Ketua PWI Bitung Tezar Basalama.

    Pihaknya berkomitmen akan kawal kebijakan institusi kepolisian di sektor migas.

    Termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir di Kota Bitung.(redaksi)